Pengadilan Agama Waingapu

Internalisasi 8 (delapan) Nilai Utama Mahkamah Agung Republik Indonesia; Urgensi Dan Relevansinya Di Era Society 5.0. | Oleh : Muhammad Nasri, S.H., M.M (3/9)

Oleh : Muhammad Nasri, S.H., M.M. (Kabag Umum dan Keuangan PTA. Medan)

A. Pendahuluan

Revolusi industri, dari era 1.0 hingga 4.0, telah mengubah perspektif dan aktivitas manusia. Dari metode yang semula tradisional dan konvensional, secara bertahap mengalami pergeseran menuju penerapan yang lebih modern, dengan tujuan meningkatkan produktivitas diberbagai sektor. Kini, kita memasuki era society 5.0, era di mana teknologi digital, kecerdasan buatan dan big data menyatu dengan kehidupan sosial secara menyeluruh dan lebih canggih sebagai bentuk evolusi dari era-era sebelumnya. Era ini bisa juga disebut era kedewasaan teknologi dan kemanusiaan. Semua perkembangan tersebut membawa dampak yang signifikan, mulai dari perubahan teknologi produksi akibat transformasi industri, perubahan tatanan sosial dan ekonomi, isu lingkungan, hingga pada peradaban manusia. Kemajuan teknologi ini juga menghadirkan tantangan baru. Kompleksitas perkara yang semakin tinggi, harapan masyarakat terhadap keadilan yang lebih cepat dan transparan, serta risiko penyimpangan nilai akibat dominasi sistem digital. Sebagai lembaga peradilan tertinggi di Indonesia, Mahkamah Agung memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan publik di tengah arus perubahan ini.

Selengkapnya

Scroll to Top